
kabarrakyat.co.id, Jawilan Serang – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro Kecil Menengah (BLT UMKM) melalui Bank bjb Cabang Serang senilai 2.500.000 perorang.
Sekecamatan Jawilan yang mendapat BLT UMKM terdiri dari 41 orang warga Desa Junti, 5 orang Desa Kareo, 3 orang Desa Pasirbuyut, 2 orang Desa Cemplang, 3 orang Desa Jawilan 1 orang warga Desa Bojot dan 1 orang warga Desa Pagintungan. Jum’at, (7/11/2025)
Diduga penerima BLT UMKM terindikasi tidak tepat sasaran utama yang seharusnya patut untuk menerima adalah para pedagang kecil yang butuh untuk menambah modal usaha, sebagaimana yang disyaratkan adalah orang yang memiliki usaha dagang.
Fakta yang terjadi di lapangan justru yang menerima adalah diduga sebagai besar adalah tim sukses kemenangan Bupati terpilih di Kabupaten Serang sebagai reward atas keberhasilan peroleh suara terbanyak.
Menurut pengakuan dari Pn, MS, N, SLM yang terindikasi tim sukses Pilbup Kabupaten Serang. Menjelaskan kepada awak media “Kami berangkat ke Kota Serang dua mobil menuju Bank bjb untuk menerima BLT UMKM dari Pemerintah.” Ada yang menerima karena pedagang dan ada pula yang merima karena tim sukses kemenangan Bupati Serang sebagai reward. Bagi tim sukses dipotong bervariatif Slm 2 JT, Pn 300 RB, NN, As, MS 500 RB, potongan uang ini akan diberikan kepada timses yang tidak menerima BLT UMKM karena tidak mencapai target perolehan suara pada Pilbup dapat merasakan demikian penjelasan Pn, MS.
Ditempat terpisah Bu ST, merasa kecewa karena tempat usahanya (warung-red) dipakai oleh salah seorang timses untuk persyaratan pengajuan untuk mendapatkan BLT UMKM.
Cerita Bu ST, ” N-red pada waktu ada pendataan untuk pengajuan sempat berfoto di depan warungnya, karena N-red sendiri tidak punya usaha atau dagang. Dia sendiri hanyalah Ibu Rumah Tangga (IRT). Terang Bu ST.
TRM-red menyikap penyaluran dana BLT UMKM yang tidak tepat sasaran dan kental dengan muatan politik kepentingan yang berdampak merugikan para warga yang benar-benar memiliki usaha. Bagi para pedagang kecil uang 2.5 JT cukup besar manfaatnya untuk menambah modal usaha. Tegas TRM
Harapan Kami sebagai masyarakat kecil dengan adanya temuan ini yang tidak tepat sasaran Pemerintah harus hadir dan APH turun ke bawah untuk melakukan penyidikan dan tindakan hukum yang tegas dan transparan. Hal ini tidak bisa di biarkan karena akan merugikan orang dan negara.
- Penulis : Haris Ranau
