Scroll untuk baca artikel
Example 1231x615
Example 728x250
News

Dandim 0602 Serang Bersama Bupati Serang, Panen Raya Padi Di Desa Laban Tirtayasa

55
×

Dandim 0602 Serang Bersama Bupati Serang, Panen Raya Padi Di Desa Laban Tirtayasa

Share this article
Example 468x60

KABUPATEN SERANG, kabarrakyat.co.id, – Kodim 0602 Serang bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Mastani melakukan panen raya padi di Desa Laban Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Kamis 16 Maret 2023.

 

Dalam panen padi di Desa Laban Tirtayasa Kabupaten Serang tersebut, hasil ubinan padi naik signifikan.

 

Hadir dalam panen raya padi tersebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Dandim 0602 Serang Letkol Arm Fajar Catur, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo dan para petani Desa Laban Kecamatan Tirtayasa.

 

Dandim 0602 Serang Letkol Arm Fajar Catur mengatakan, pihaknya punya program kerja sama dengan Mastani.

 

Kerja sama tersebut melibatkan peran milenial dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas padi.

 

 

Padi yang ditanam yakni varietas hibrida di lahan satu hektare sebagai percontohan.

 

 

Hasil panennya telah dicek mendapat 9,5 ton ubinannya.

 

Total padi yang ditanam sebenarnya ada 20 hektare, namun yang mendapat pendampingan baru satu hektare dengan varietas hibrida.

 

Sedangkan 20 Hektare lainnya ditanami varietas infari 48.Dalam program tersebut pihaknya mencoba menjauhkan petani dari tengkulak.

 

Pihaknya mencoba mendanai petani, dan berikan pendampingan dari Babinsa dan Mastani dengan satu komitmen.

 

Sebelum dilakukan pendampingan kata dia, hasilnya hanya 5-7 ton.

 

Sehingga jika kurang dari 5 ton, misal dapat 4 ton maka satu tonnya akan diganti.

 

Namun ketika hasilnya lebih dari 7 ton, maka hasilnya akan dibagi dengan pendamping.

 

Sebab pihaknya pun membutuhkan kelebihan dari hasil petani tersebut.

 

Dengan program ini petani untungnya bertambah, kodim juga bisa meningkatkan kesejahteraan Babinsa.

 

“Selanjutnya kami punya 150 hektare pendampingan di Kabupaten Serang,” ucapnya.

 

Menurut dia peningkatan 2-3 ton dari awalnya 5-7 ton jadi 7-9 ton cukup signifikan. Jika semua wilayah di Kabupaten Serang gunakan sistem tersebut maka Kabupaten Serang akan jadi lumbung padi nasional.

 

“Kami dengar Pak Jokowi menyampaikan inflasi ada dua hal pemicunya yakni cabai dan beras, ini langkah strategis ibu,” katanya.Ia mengatakan, dalam pendampingan tersebut pihaknya ada program petani milenail dengan teknologi dari Bandung dan Cipayung.

 

Diana telah disiapkan alat kecil yang ditempel di tanah. Sehingga pihaknya bisa tahu berapa kebutuhan pupuk N dan K.

 

Baca Juga: Sejumlah wilayah Kabupaten Serang Dilanda Cuaca Ekstrem, Berikut Desa Terdampak di Beberapa Kecamatan

 

Dengan demikian petani tidak keluarkan anggaran sia-sia. Selain itu juga digunakan drone untuk memantaunya.

 

“Kami harap dukungan ibu, dan Kabupaten Serang bisa terus jadi lumbung pangan nasional. Sekarang peringkat delapan Banten, Kabupaten Serang termasuk lumbung pangan Banten,” tuturnya.

 

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengucapkan terimakasih dengan ada program tersebut. Keterlibatan TNI dalan program pertanian bukan kali pertama, sebab sudah sejak dirinya jadi wakil bupati, TNI selalu mengawal pertanian bahkan sampai mengamankan pupuk.

 

“Tentu sangat membantu kami pemda, Kadistan yang berjuang untuk terus tingkatkan hasil pertanian padi. Karena Kabupaten Serang jadi salah satu lumbung padi nasional. Jadi harus terus meningkatkan hasil petani kita,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, metode yang dibuat oleh TNI baik untuk semua, sehingga ia mendukung agar terus dilakukan.

 

“Bukan hanya pertahankan sebagai kabupaten lumbung padi tapi ditingkatkan ubinannya. Kita terbuka dengan terobosan baru untuk meningkatkan hasil panen,” ucapnya. (Redaksi/Haris Ranau)

Example 120x600