Scroll untuk baca artikel
Example 1231x615
Example 728x250
News

DIDUGA Gagal Panen Padi Petani KP. Junti Akibat Air Limbah PT PSB Bocor

86
×

DIDUGA Gagal Panen Padi Petani KP. Junti Akibat Air Limbah PT PSB Bocor

Share this article
Example 468x60

Serang, kabarrakyat. co.id — Warga petani Kampung Junti Rt.005/002 Desa Junti Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang, datang ke perusahaan PT. Pahala Sukses Bersama (PSB) di Kawasan Buditexindo pada selasa (23/8/2022).

 

Kedatangan warga petani bersama tokoh masyarakat Kampung Junti, Edi Sam’un dan Ketua Rt.005 Sidik untuk menyampaikan keluhan para petani. Atas gagalnya panen padi pada musim tanam tahun ini.

 

Menurut Edi Sam’un selaku juru bicara dari perwakilan para petani. ” Bahwa hasil panen padi pada musim tanam sekarang mengalami gagal panen karena akar dan pohon padi banyak yang membusuk.”

 

Diduga tanaman padi yang membusuk dan menyebabkan gagal panen dikarenakan adanya aliran air limbah dari pabrik PT. PSB yang bocor dari saluran got ke solokan (kali-red) sehingga menyerap ke sawah petani.

 

Kejadian ini kata Edi Sam’un adalah untuk yang ke tiga kalinya, sehingga memancing kesabaran para petani. Atas kelalaian pihak perusahaan PT. PSB para petani minta saluran got ditutup dengan tembok agar air tidak bocor lagi dan ganti rugi atas gagal panen yang dialami para petani.

 

Tegas Edi Sam’un pada forum yang dihadiri oleh pihak perusahaan, Kepala Satpol PP, Polsek dan Kanit Intel Polsek Jawilan, Ketua RT 005, Ormas BAI, Lapbas, Pengacara H. Mabtuhi, Masyarakat Kampung Junti
” Kami sangat mendukung dengan adanya perusahaan atau investor di Desa Junti, karena sudah memberikan peluang kerja meskipun hanya sekian persen saja warga junti dan membantu dalam pendapatan daerah tapi jangan pula hak petani diragikan dengan cara diduga melakukan pencemaran yang merugikan petani sehingga gagal panen. kata Edi Sam’un. 

 

Ditambahkan oleh Sidik Ketua Rt.005 membenarkan keluhan warganya dan ini kejadian untuk yang ke tiga kali. kejadian yang pertama dan kedua warga masih dapat menerima dan maklum serta memaafkan tanpa adanya tuntutan. Untuk yang ketiga kali ini perusahaan harus bertanggung jawab dengan cara menutup saluran air yang dikeluarkan oleh PT. PSB dan ganti rugi atas gagal panen yang dialami petani.

 

Manajemen PT. PSB yang diwakili oleh Alwi selaku Pimpinan Cabang dan Imam HRD menanggapi akan hal ini. Kami akan segera melakukan penutupan aliran air yang ada di ujung got dengan cara di dam. sedangkan untuk ganti rugi pihak manajemen meminta data petani dan jumlah kerugian yang dialami oleh petani sebagai bahan usulan ke manajemen di kantor pusat kata Imam. 

Sementara Imam sebagai HRD belum dapat merinci bahwa penyebab dari gagal panen petani dari PT. PSB, karena semua proses IPAL dan hasil tes laboratorium hasilnya sudah layak dan sudah memenuhi standar mutu. Kedepan hal ini tidak akan terjadi lagi. Pihak perusahaan melalui kantor pusat telah melakukan kontrak kerja kepada pihak ketiga akan melakukan perpanjangan (IPAL) dan perbaikan proses pengolahan air limbah produksi dengan memakan waktu 5 bulan Terang Imam. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian DLH Kabupaten Serang Agus didampingi Lili kasie, Kamis (26/8/2022) ditemui di kantor DLH membantah air limbah PT PSB mengalir ke persawahan masyarakat. karena pihak kami (DLH) sudah turun ke lapangan. keberadaan sawah warga itu ada di atas saluran air, jalannya dari mana? kok air bisa naik keatas sawah warga. dan kami punya hasil tes lab bahwa hasilnya layak mutu kata Agus. 

Lebih jelasnya nanti kami dari DLH turun ke lapangan untuk mengambil sample, apa betul matinya pohon padi karena air limbah atau ada faktor lain karena di sana bukan PT PSB saja banyak pabrik yang lain. dan coba berkordinasi dengan Dinas Pertanian kemungkinan ada serangan hama kata lili Kasie. 

 

H. Tb Baenurzaman yang akrab dipanggil Beben Fraksi Golkar anggota DPRD Kabupaten Serang dari Komisi IV menyikapi masalah ini harus segera di atasi karena menyangkut padi adalah bahan pokok. Komisi IV dengan LH sebagai mitra kita akan sama sama turun ke lapangan untuk mengambil sample air limbah tersebut, juga kalau memang ada kebocoran dari penampungan air limbah (IPAL) dari perusahaan agar segera di perbaiki, sehingga tidak ada lagi yang saling di rugikan. 

Jurnalis : Haris Ranau 

Example 120x600