kabarrakyat.co.id, Serang Kota — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pengurus LSM KPK Nusantara Perwakilan Banten bersama sejumlah wartawan ke kantor Baznas di Jalan Yusuf Martadilaga No.6 Rt.004/004 Benggala Kota Serang. Pertemuan berlangsung hangat dan proaktif, fokus pada peningkatan kerja sama pengawasan serta transparansi pelaksanaan Program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kamis (20/11/25).
Ketua LSM KPK Nusantara Perwakilan Banten, Aminudin, menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Ketua Baznas Kabupaten Serang beserta jajaran. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat sipil, media, dan lembaga pengelola zakat dalam memastikan program bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pertemuan audiensi dan diskusi ini menjadi langkah penting untuk mempererat kerja sama dalam pengawasan program-program Baznas menuju masyarakat yang lebih adil dan makmur,” ujar Aminudin.”
Ia juga menekankan perlunya keterbukaan informasi publik dalam setiap kegiatan Baznas. Menurutnya, transparansi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas program yang dijalankan.
“Kami berharap Ketua Baznas dan para wakil yang hadir dapat selalu mengedepankan transparansi di setiap kegiatan. Ini penting agar masyarakat mengetahui dengan jelas proses dan hasil program yang dijalankan,” tambahnya.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Serang, H. Badrudin,S.Ag, M.M, memberikan penjelasan terkait perkembangan Program RTLH, salah satunya yang berlangsung di Desa Pagintungan.
Ia menegaskan bahwa Baznas telah memberikan instruksi kepada Kepala Desa agar pelaksanaan program pembangunan RTLH Kampung Baznas harus mengikuti kesepakatan awal (MoU) yang diadakan di kantor baznas sebelumnya diminta kesanggupan dan kesiapan untuk melaksanakan tidak dibenarkan untuk mengurangi kuantiti dan kualitas penggunaan material.
“Untuk Program RTLH di Pagintungan, saya sudah pesankan kepada Kepala Desa agar melaksanakan sesuai MoU yang disepakati. Ukuran rumah 5×6 m, Hebel gres tidak boleh rijek, kondisi diplester, keramik 30 m2, pakai plafon, depan ada topi (kanopi) dan ada teras dikeramik, dicat warna hijau BAZNAS 1 m kebawah dan biru langit keatas. Ketua Baznas dan tim monitoring sudah menekankan barang yang digunakan harus kondisi baik, bilamana ada yang rijek atau jelek minta diganti dengan yang bagus,” Tegas Badrudin.
Badrudin juga mengapresiasi peran LSM dan media sebagai mitra kontrol sosial, yang dinilainya sangat membantu dalam memastikan program berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami berterima kasih kepada LSM KPK Nusantara dan media yang telah memberikan informasi serta kontrol di lapangan. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.
H. Rachmat Jaya, Satuan Audit internal Baznas Kabupaten Serang. Menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan survei dan monitoring hingga seluruh proses pembangunan RTLH selesai dan sesuai ketentuan Baznas.
“Baznas akan terus melakukan survei sampai kegiatan selesai, dan harus sesuai standar. Kami komitmen menjalankan program ini dengan baik,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal sinergi yang lebih kuat antara Baznas, LSM, dan media dalam menciptakan program pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat miskin di Kabupaten Serang.
Haris Ranau
