Scroll untuk baca artikel
Example 1231x615
Example 728x250
News

Soal Dugaan Penipuan Rekrutmen Karyawan, Jaed : Saya Gak Begitu Jelas, Cuma pertama Rp 4.000,000 (Empat Juta Rupiah)

60
×

Soal Dugaan Penipuan Rekrutmen Karyawan, Jaed : Saya Gak Begitu Jelas, Cuma pertama Rp 4.000,000 (Empat Juta Rupiah)

Share this article
Example 468x60

SERANG, Kabarrakyat.co.id, — Seperti kita ketahui bahwa terdapat beberapa modus kecurangan rekrutmen karyawan yang dilakukan oleh para oknum calo penyalur tenaga kerja, diantaranya adalah penyuapan dan penggelapan dalam bentuk uang, tidak jarang para pelaku juga melakukan pemalsuan dokumen untuk melancarkan aksinya, Selasa 04/04/2023.

 

Seperti yang dilakukan oleh Lima komplotan diantaranya Roni, Memet, Nas, Jead dan Dahlan ke limanya diduga kuat telah melakuakan penipuan rekrutmen karyawan terhadap dua orang perempuan KW dan UA, dengan membayar uang sebesar Rp. 18,000,000 (Delapan Belas Juta Rupiah) keduanya di janjikan akan dimasukan kerja di PT. Parkland World Indonesia 1 (PWI1) yang beralamat di Jl. Raya Serang Km 68, Kecamatan Kibin, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang-Banten.

 

Demi melancarkan aksinya ke lima terduga pelaku juga telah memalsukan kartu pengenal karyawan milik orang lain dengan cara mengganti nama orang lain tersebut menjadi nama para korban, belum diketahui dari mana para terduga pelaku memperoleh kartu pengenal karyawan yang telah dipalsukan tersebut.

Kini para korban KW dan UA masing-masing mengalami kerugian sebesar Rp 18.000,000 (Delapan Belas Juta Rupiah) sehingga jika ditotal keduanya mencapai Rp 36.000,000 (Tiga Puluh Enam Juta Rupiah).

 

Melalui Aplikasi Whatsapp Kabarrakyat.co.id melakukan konfirmasi ke salah satu terduga pelaku bernama Dahlan namun dirinya beralasan belum bisa ketemu dan mengatakan.

 

” Jadi mohon maaf bang izin aja ini mah kalau misalkan bisa besok ya besok gitu soalnya ini juga kan malam saya kan habis dari Dewan pers baru pulang dari Dewan pers, barusan nyampe dari Dewan pers, dari Dewan pers ke Cilayang kesini, jadi pulang ke Cikande juga kan lumayan makan waktu juga ” katanya.

 

Lebih lanjut Kabarrakyat.co.id melakukan konfirmasi terhadap terduga pelaku lainnya bernama Jaed, melalui aplikasi Whatsapp Jedi pun membenarkan terkait apa yang dilakukan olehnya dan oleh ke empat temannya.

 

” Memang orang tuanya pernah ngebel (Nelfon-red) sampai marah-marah saya bilang prosedur pak awal ngasih uangnya ke siapa, itu dulu selesaikan adapun nanti ending ujungnya bahwa itu bawa-bawa saya berarti saya urusannya dengan orang tersebut (salah satu terduga-red) bukan urusan langsung dengan bapak saya bilang kan begitu itukan aturannya seperti itu ” Ungkapnya.

 

” Kurang ini saya juga, karenakan uang itu dapatannya bukan dari kantong itu dari orang-orang dan yang tahu peris itukan orang tuanya, bener itu dari awalnya melalui mang Nas bener, saya gak begitu jelas, cuma pertama Rp. 4,000,000 (Empat Juta Rupiah), dan yang kedua berapa itu yang bawa pertamanya ” Tutupnya.

 

Penulis : Morgan/Redaksi 

Example 120x600