Scroll untuk baca artikel
Example 1231x615
Example 728x250
News

Tahun 2023, Proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo T. A 2022 Masih Saja Dikerjakan, Kok Bisa?,,,

191
×

Tahun 2023, Proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo T. A 2022 Masih Saja Dikerjakan, Kok Bisa?,,,

Share this article
Example 468x60

BANTEN, Kabarrakyat.co.id, — hasil pantauan awak media ini pada lokasi paket kegiatan pembangunan Jembatan Jatipulo Tahun Anggaran 2022 masih dalam tahap pengerjaan oleh pihak perusahaan pelaksana, selaku pemenang lelang.

Pasalnya, pada awal Januari 2023 hingga pertengahan bulan, terlihat para pekerja pada proyek pembangunan jembatan Jatipulo masih saja melaksanakan aktivitas kerja seperti biasa.

Padahal, saat ini sudah memasuki pergantian tahun anggaran, sedangkan sebagaimana yang diketahui bahwa paket pembangunan Jembatan Jatipulo merupakan paket kegiatan konstruksi tahun tunggal bukan tahun jamak ataupun paket kegiatan multiyears.
Ketika awak media ini ingin coba melakukan konfirmasi kepada pelaksana kegiatan dilapangan.

Namun tidak ada satupun pelaksana/pengawas, ataupun perwakilan dari pihak PT. Sinabung yang stanby dilokasi. Apalagi para tenaga ahli sertifikasi muda, madya, utama yang disyaratkan didalam dokumen penawaran pada paket kegiatan tersebut, yang ada hanya para tukang/buruh tenaga kasar sedang bekerja. Bahkan, para petukangpun saat ditanya terkait pelaksana kegiatan tersebut, jawabnya tidak ada/sedang keluar.

Miris,,, para pekerja pada proyek tersebut tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri ( APD ) saat sedang melaksanakan aktifitas kerja, sesuai dengan fakta pada lokasi kegiatan yang terdokumentasi oleh tim awak media ini pada 4 Januari 2023. Bahkan, awak media ini pun tidak menemukan adanya petugas K3 dilokasi.

Tentunya, hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dijelaskan oleh Saudara “Arlan Marzan. ST., M. T.”, kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi Banten.

Menurut penjelasan Arlan Marzan dalam surat balasannya, bahwa para pekerja pada paket kegiatan pembangunan Jembatan Jatipulo dilengkapi APD saat bekerja, dan sudah memberikan peringatan baik secara lisan dan tulisan.

Dengan demikian, terkait persoalan pengawasan yang dilakukan oleh pihak Dinas PUPR Provinsi Banten pada proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo Tahun Anggaran 2022 patut dipertanyakan.

Mengenai surat balasan dari Dinas PUPR Provinsi Banten, atas surat konfirmasi yang disampaikan awak media ini, tidak menjelaskan secara detail tentang progres yang telah dicapai oleh kegiatan proyek pembangunan Jembatan Jatipulo Tahun Anggaran 2022 yang menelan biaya mencapai Rp. 15.187.950.000,00, – Milyar tersebut.

Kuat dugaan PT. Sinabung yang ber alamat di Jayapura, Papua tersebut merupakan perusahaan yang dirental/dipinjam oleh pengusaha lokal yang terindikasi tidak memiliki keahlian dalam pengerjaan Jembatan.

Pasalnya, terlihat secara kasat mata pengerjaan proyek Jembatan Jatipulo terkesan tidak serius dan asal-asalan. Selain itu, pekerjaan Proyek Jembatan Jatipulo terindikasi tidak tepat waktu hari kalender kerja sesuai dengan ketentuan perjanjian yang disepakati didalam kontrak.

Sejatinya, apabila terjadi penambahan waktu hari kalender kerja, apakah hasil analisa pertimbangan para tenaga ahli kedinasan pekerjaan proyek tersebut sudah masuk katagori layak dan pantas untuk mendapatkan pengampunan untuk tetap melanjutkan pekerjaan dengan penambahan/perpanjangan waktu hari kalender kerja, sehingga tidak terjadi pemutusan kontrak.

Menurut informasi yang didapat awak media ini, bahwa pelaksana lapangan proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo sudah beberapa kali gonda-ganti pelaksana. Hal ini secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa, para pekerja yang terlibat didalam proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo merupakan tenaga cabutan yang diduga bukan tenaga ahli di bidangnya.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media ini belum mendapatkan keterangan secara mendetail mengenai progres Proyek Pembangunan Jembatan Jatipulo Tahun Anggaran 2022 yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. Baik itu keterangan dari Dinas PUPR Provinsi Banten ataupun keterangan dari Pihak PT. Sinabung selaku perusahaan pelaksana kegiatan yang ber alamat di Jayapura, Papua.

 

Penulis. Nero02

Example 120x600