kabarrakyat.co.id, Jawilan Serang – Tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan program Kampung BAZNAS Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Harendong Tegal, Pabuaran, Tipar, Lebak Bulus Desa Pagintungan kecamatan Jawilan Kabupaten Serang, pada hari Selasa, (16/12/2025).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan rencana, spesifikasi teknis, serta tepat sasaran bagi para mustahik penerima manfaat. Dalam kunjungan tersebut, tim BAZNAS melihat langsung kondisi bangunan, kualitas material, serta capaian pembangunan yang telah berlangsung.
Tim peninjauan di Pimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Serang Badrudin, Rahmat Jaya, Dedi didampingi oleh Plt. Camat Sukirman Kasi Kesos Madsuta, Satpol PP Dahyani dan Kepala Desa Sumyanah beserta perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua RT.
Ketua BAZNAS Badrudin menyampaikan bahwa program Kampung BAZNAS RTLH merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hunian yang layak dan sehat.
“Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, progres pembangunan rumah telah mencapai 80 %, meliputi pekerjaan struktur, dinding, atap, keramik ruang dalam, teras dan pengecatan. Sekilas Pembangunan nampak sudah sempurna jika dilihat dari luar. Namun dari 20 unit rumah satu pun belum ada yang selesai karena dari seluruh bangunan rumah tersebut ruangan kamar belum ada yang selesai di plester, belum diurug, belum dipasang keramik dan semua ruang langit-langit masih belum dipasang plafon. Dengan alasan petukang yang kerja semuanya kompak tidak ada yang kerja semuanya beralasan sakit berobat. Alasan klasik. Tegas Badrudin.
Dengan kondisi seperti ini Badrudin menegaskan kepada Kepala Desa Sumyanah ditargetkan selesai perkiraan 28 Desember 2025 sehingga dapat segera ditempati oleh penerima manfaat.
“Ini insiden terburuk untuk Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan selama program Kampung BAZNAS di Kabupaten Serang digulirkan baru terjadi di Desa Pagintungan tegas Badrudin.”
Kami berikan teloransi penambahan waktu dua belas hari kedepan sampai dengan tanggal 28 Desember 2025.
Bilamana sampai waktu yang sudah diperpanjang masih belum juga selesai, maka akan turun tim audit dari inspektor. Ini menjadi catatan buruk Desa Pagintungan akan kesulitan untuk mendapatkan program bantuan apapun. Kata Ketua Baznas
Salah satu warga penerima manfaat, Dulgapar mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan melalui program Kampung BAZNAS RTLH.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Rumah yang sebelumnya tidak layak kini dibangun lebih aman dan nyaman untuk keluarga,” tuturnya.
Kepala Desa Pagintungan Sumyanah menerima teguran dari Ketua BAZNAS dan akan menyanggupi untuk menyelesaikan progres pembangunan Kampung BAZNAS RTLH sebelum tanggal 28 Desember 2025 sampai selesai dan layak untuk dihuni sebagaimana harapan dari pemerintah melalui program Kampung BAZNAS RTLH ini, masyarakat tidak hanya memperoleh rumah yang layak huni, tetapi juga meningkat kualitas hidup dan kesejahteraannya secara berkelanjutan.
Ditempat terpisah Plt. Camat Sukirman didampingi oleh Kasi Kesos Madsuta melakukan briefing dengan Kades Sumyanah dan perangkat desa terkait teguran dari Ketua BAZNAS dan tim. Plt. Camat menyampaikan saran agar Buk Kades dan timnya segera menginventarisir pekerjaan, material yang kurang, dan petukang untuk dipersiapkan dan kerjakan sesegera agar sebelum tanggal 28 Desember 2025 semua pekerjaan sudah selesai dan 20 unit rumah Kampung BAZNAS RTLH dapat di tempati oleh penerima manfaat dengan aman, nyaman dan sejahtera sesuai dengan harapan pemerintah melalui Baznas Kabupaten Serang.
Penulis : Haris Ranau
