Scroll untuk baca artikel
Example 1231x615
Example 728x250
Hukrim

Antonio Simbolon SH. Menilai Penyidik POM AU Halim Perdanakusuma Mandul Dalam Menangani Kasus Oknum TNI AU Yang Diduga Sudah Merugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah

78
×

Antonio Simbolon SH. Menilai Penyidik POM AU Halim Perdanakusuma Mandul Dalam Menangani Kasus Oknum TNI AU Yang Diduga Sudah Merugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah

Share this article
Example 468x60

JAKARTA, Kabarrakyat.co.id, — Untuk yang kesekian kalinya Antonio Simbolon SH. Kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penanganan kasus tindak pidana mafia BBM bersubsidi, kekecewaan itu ditujukan Antonio simbolon kepada penyidik POM AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Selasa (07/05/2024).

 

Antonio simbolon menyebut minimnya tindak lanjut penyidik POM AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur terkait kasus tindak pidana penyalahgunaan, penyelewengan, penimbunan BBM bersubsidi yang sudah merugikan Negara hingga milyaran rupiah setiap bulannya. 

 

Diketahui bahwa dalam kasus ini diduga telah melibatkan oknum anggota TNI-AD dan oknum anggota TNI-AU inisial MS alias Memed, menurut informasi kuat dugaan Memed sendiri adalah pendana yang berperan besar dalam kasus BBM bersubsidi tersebut, 

 

Meski kasus ini sudah dilaporkan beberapa minggu lalu dan sampai datang empat kali untuk membuat laporan, namun laporan tersebut baru bisa ditanggapi, pada Kamis 02/05/2024. Hingga saat ini tidak ada kejelasan yang diterima oleh Antonio simbolon.

 

” Saya menilai penyidik POM AU Halim Perdanakusuma mandul dalam menangani kasus ini, sebab tidak ada perkembangan yang signifikan yang di sampaikan kepada saya, mungkin juga tidak pernah diproses sebab terlalu banyak drama dan alasan, padahal bukti dan saksi sudah sangat kuat ” sebut pria yang kerap dipanggil Simbolon itu.

 

Sejak laporan tersebut telah diterima STTLP ( Surat Tanda Terima Laporan Polisi ) dengan laporan polisi Nomor POM-405/A/IDIK-17/V/2024/HLM. Antonio simbolon merasa bahwa proses tersebut terlalu ditunda-tunda dalam proses pemanggilan (Terlapor) terduga pelaku.

 

” Sebelumnya pihak POM AU melalui Danpom AU letkol TMN dan Letnan 2 RYD selaku Kasidik yang mengaku menangani kasus ini Via sambungan telfon Aplikasi Whatsapp mengatakan bahwa dirinya akan melakukan proses tegas dan akan memeriksa terduga tersangka (Memed) namun sampai saat ini saya belum menerima laporan bahwa terduga (Memed) sudah di panggil dan diperiksa, ada apa dengan Aparat penegak hukum di negara kita tercinta ini. ?? ” kata Antonio simbolon. 

 

Antonio simbolon juga menambahkan, pantas saja tiba-tiba si terduga pelaku (Memed) setelah dirinya tahu bahwa sedang dilaporkan dia kirim pesan ke saya mengatakan bahwa dirinya tidak takut. 

 

” Memed pernah kirim pesan ke saya dia mengatakan bahwa dirinya tidak takut walaupun akan di laporkan, setelah proses ini berjalan dan mengetahuinya ternyata prosesnya seperti ini, fikiran jelek saya terhadap Aparat hukum khususnya POM AU keluar, jadi tidak salah kalau saya katakan Penyidik POM AU diduga Mandul ” ungkapnya.

 

Hingga berita ini ditayangkan pihak penyidik POM AU belum dapat dikonfirmasi, dikarenakan keterbatasan ruang dan waktu.(Morgan) 

Example 120x600