Pantaskah Seorang Pejabat Publik Sekelas Bupati Acuh?
Peran DPRD Dipertanyakan
Kab.Tangerang”Kabarrakyat.co.id”_Bupati Kabupaten Tangerang Drs Moch Maesyal Rasyid, M.Si, sepertinya enggan menanggapi kabar miring terkait dugaan praktik jual beli paket proyek diwilayah kerja kantor Dinas Tata Ruang dan Bangunan ( DTRB ), dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
Pasalnya, ketika awak media ini mencoba konfirmasi, tanggapan mengenai berita yang menyoal sisi negatif yang terindikasi terjadi dilingkungan OPD terkait untuk wilayah kerja pemerintahan kabupaten tangerang.
Namun, Maeysal Rasyid terkesan menghindari pertanyaan kabar miring yang terjadi diwilayah kerja yang ia pimpin saat ini.
“terkait apa ?, kegiatan Paripurna saja jangan yang lain. “Ucap Bupati sambil melepas tangannya yang merangkul awak media ini, yang saat itu usai hadiri sidang Paripurna digedung DPRD Kabupaten Tangerang.
Atas sikap terkesan tidak tanggap, sigap, tegas, serta merespon terkait informasi ataupun kabar miring yang menyoroti kinerja OPD yang ia naungi saat ini, semestinya tidak layak untuk dipertontonkan dihadapan publik/masyarakat secara umum. Usai sidang Paripurna di gedung DPRD Kab Tangerang pada Senin, (10/11/2025).
Menginggat, konfirmasi lisan yang diutarakan awak media ini terkesan enggan ditanggapi oleh kepala daerah kabupaten tangerang tersebut. Awak media inipun mecoba lakukan konfirmasi tertulis. kiranya atas apa yang dipersoalkan dapat ditanggapi.
Namun entah kenapa, surat konfirmasi mohon tanggapan berita yang disampaikan Media Kabarrakyat.co.id melalui Kepala Perwakilan ( Kaperwil ) Banten, Tertanggal 13 November 2025, dengan Nomor surat : 01/K.a-Btn/Mo-KR/Xl/2025 perihal konfirmasi atau tanggapan kepada Bupati Tangerang atas dugaan kasus tersebut, tidak kunjung di jawab ataupun ditanggapinya baik secara lisan maupun tulisan.
Sejatinya sikap diam, seakan ogah pusing atas persoalan yang terjadi pada lingkup kerja OPD yang dibawah naungannya. Tentunya,
hal ini menimbulkan tanda tanya public, kenapa Kepala daerah tidak juga menanggapi persoalan dimaksud, dan Lantas apa yang sebenarnya terjadi dilingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang ?
Selain Bupati, 5 pejabat lainya pada kantor DTRB dan Dinas Pendidikan hingga kini belum juga memberikan penjelasan atau menanggapi isu miring tersebut.
Kelima pejabat itu diantaranya, Kepala DTRB Hendri Hermawan, Sekretaris DTRB Erni, dan Kepala Bidang Persetujuan Bangunan Gedung (Kabid PBG) DTRB Deki Kusmayadi.
Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan H.Dadan Gandana, dan Sekretaris Dinas Pendidikan Agus Supriatna.
Upaya penelusuran terus dilakukan Redaksi Kabarrakyat.co.id dalam mengungkap dugaan kasus ini dengan akan kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Inspektorat Kabupaten Tangerang guna mendapatkan informasi tanggapan mereka sebagai fungsi pengawasan terhadap kinerja Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.
(Romi/Tim).
